Rekomendasi Pizza Sehat untuk Anak Lezat, Bergizi, dan Ramah untuk Si Kecil
Pizza memang menjadi salah satu makanan favorit anak-anak di seluruh dunia. Rasanya yang gurih, topping yang melimpah, serta bentuknya yang mudah di genggam membuat pizza jadi pilihan praktis saat anak-anak ingin makan enak. Namun, pizza biasanya dianggap makanan kurang sehat karena tinggi kalori, lemak, dan garam, serta penggunaan bahan-bahan olahan yang kurang baik untuk tubuh anak. Lalu, bagaimana Rekomendasi Pizza Sehat untuk Anak Lezat, Bergizi, dan Ramah untuk Si Kecil Berikut ini adalah beberapa rekomendasi pizza sehat untuk anak yang bisa Anda buat sendiri di rumah atau pilih saat membeli di luar.
1. Pilihlah Dasar Pizza yang Sehat
Dasar pizza biasanya berupa adonan tepung putih yang tinggi karbohidrat sederhana dan rendah serat. Untuk pilihan yang lebih sehat, Anda bisa mengganti adonan pizza dengan bahan yang lebih bernutrisi, misalnya:
-
Adonan tepung gandum utuh: Lebih kaya serat, sehingga membantu pencernaan anak.
-
Dasar dari cauliflower (kembang kol): Cocok untuk anak yang menghindari tepung, kaya vitamin dan serat.
-
Dasar dari roti pita gandum utuh: Lebih praktis dan mudah di dapatkan.
Dengan mengganti dasar pizza menjadi lebih sehat, Anda sudah memberikan pondasi yang baik untuk pizza yang bergizi.
2. Pilih Topping Sayuran yang Beragam
Sayuran sangat penting untuk menambah vitamin, mineral, dan serat dalam makanan anak. Banyak anak yang mungkin kurang suka makan sayur, tetapi dengan di kombinasikan di pizza, sayuran bisa jadi lebih menarik.
Beberapa sayuran yang cocok dijadikan topping pizza untuk anak adalah:
-
Paprika merah, kuning, atau hijau yang manis dan renyah.
-
Tomat segar atau cherry tomato yang memberikan rasa segar.
-
Jamur yang teksturnya kenyal dan kaya vitamin D.
-
Bayam atau daun kale untuk tambahan zat besi dan kalsium.
-
Jagung manis yang disukai anak-anak.
Untuk membuat sayuran lebih menarik, Anda bisa memotong sayur dengan bentuk lucu, misalnya bintang atau hati.
3. Gunakan Protein Sehat
Protein penting untuk tumbuh kembang anak. Untuk topping protein, hindari daging olahan seperti pepperoni atau sosis yang tinggi garam dan pengawet. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih:
-
Potongan dada ayam panggang tanpa kulit.
-
Ikan tuna kaleng rendah garam.
-
Tahu atau tempe yang dipotong kecil.
-
Keju rendah lemak sebagai sumber protein dan kalsium.
Protein yang sehat akan membantu anak merasa kenyang lebih lama dan mendukung perkembangan ototnya.
4. Gunakan Keju yang Rendah Lemak
Keju adalah sumber kalsium penting, tapi keju biasa bisa mengandung banyak lemak jenuh. Pilih keju rendah lemak atau keju yang sudah difortifikasi kalsium agar lebih sehat. Anda juga bisa menggunakan keju ricotta atau mozzarella yang cenderung lebih ringan.
Selain itu, jangan terlalu banyak menaburkan keju agar tidak berlebihan kalori dan lemaknya.
5. Batasi Saus Tomat Manis dan Tambahan Garam
Saus tomat pada pizza biasanya mengandung gula dan garam tambahan yang cukup tinggi. Anda bisa membuat saus tomat sendiri di rumah dengan menggunakan tomat segar, sedikit bawang putih, dan rempah alami tanpa gula dan garam berlebihan.
Jika membeli saus jadi, pilih yang labelnya rendah gula dan garam. Saus yang sehat membuat pizza lebih aman untuk di konsumsi anak secara rutin.
6. Contoh Resep Pizza Sehat untuk Anak
Pizza Gandum Utuh dengan Sayur dan Ayam
Bahan:
-
Adonan pizza dari tepung gandum utuh
-
Saus tomat homemade
-
Potongan dada ayam panggang
-
Paprika merah dan hijau, dipotong dadu
-
Jagung manis
-
Keju mozzarella rendah lemak
-
Sedikit oregano dan basil segar
Cara membuat:
-
Siapkan adonan pizza dan ratakan di loyang.
-
Oleskan saus tomat secara merata.
-
Taburkan potongan ayam, sayuran, dan jagung.
-
Taburi keju di atasnya.
-
Panggang di oven dengan suhu 180°C selama 15-20 menit hingga matang.
Pizza ini tidak hanya lezat, tapi juga kaya serat, vitamin, protein, dan rendah lemak jenuh, sehingga baik untuk tumbuh kembang anak.
Baca juga: Tips Membuat Pizza Tanpa Gluten Cara Mudah dan Lezat
Pizza sehat untuk anak tidak harus sulit di buat. Dengan mengganti bahan dasar menjadi lebih bergizi, menambahkan sayur yang berwarna-warni, memilih protein rendah lemak, serta membatasi penggunaan saus dan keju yang tinggi gula dan garam, Anda bisa menghadirkan pizza yang lezat sekaligus menyehatkan.
Memperkenalkan pizza sehat sejak dini juga membantu anak belajar menikmati makanan bergizi tanpa kehilangan rasa senang saat makan. Jadi, yuk mulai buat pizza sehat untuk si kecil di rumah dan jadikan momen makan jadi lebih seru dan sehat!